Membuat toko online sekarang bisa selesai dalam satu sore: daftar akun, upload beberapa produk, dan toko sudah bisa menerima pesanan. Yang sering membuat toko baru sepi justru langkah sebelum dan sesudahnya: produk yang kurang jelas pasarnya, foto dan nama produk yang tidak sesuai standar marketplace, atau chat pembeli yang lama dibalas.
Panduan ini merangkum langkah awal berjualan online untuk pemula, termasuk aturan baru 2026 yang mewajibkan penjual marketplace memiliki NIB.
Data per 9 Oktober 2026
Aturan marketplace sering berubah. Kami mencantumkan sumber resmi di setiap bagian; cek kembali di Seller Center masing-masing marketplace sebelum mendaftar.
Apa itu toko online?
Toko online adalah tempat berjualan barang atau jasa lewat internet. Pembeli melihat foto dan deskripsi produk, bertanya lewat chat, membayar secara online, lalu barang dikirim lewat kurir. Bentuknya ada tiga:
| Jenis toko online | Contoh | Kelebihan | Yang perlu diperhatikan |
|---|---|---|---|
| Marketplace | Shopee, TikTok Shop, Tokopedia, Lazada | Pembeli sudah banyak, pembayaran dan pengiriman sudah tersedia | Ada biaya admin atau komisi per pesanan, persaingan harga ketat |
| Media sosial dan chat | Instagram, Facebook, WhatsApp | Dekat dengan pelanggan, cocok untuk pesanan ulang | Pembayaran dan ongkir diurus sendiri, rekap manual |
| Website sendiri | Toko online dengan domain sendiri | Merek dan data pelanggan milikmu sendiri | Harus mendatangkan pengunjung sendiri |
Untuk langkah awal berjualan online, kebanyakan pemula mulai dari marketplace, lalu menambah WhatsApp dan media sosial untuk pelanggan yang membeli ulang.
Langkah 1: Tentukan produk dan pembelinya
Sebelum membuat akun, jawab tiga pertanyaan ini:
- Siapa pembelinya dan apa masalahnya? "Ibu yang butuh bekal anak praktis" lebih mudah dijual daripada "semua orang".
- Apakah orang sudah mencarinya? Ketik nama produk di kolom pencarian marketplace. Kalau saran kata kunci muncul dan banyak toko yang menjualnya, artinya ada permintaan.
- Apakah masih untung setelah dipotong biaya? Hitung harga modal, packing, dan potongan marketplace. Contohnya di Shopee ada biaya admin per kategori (sampai 10% untuk penjual non-Mall) ditambah biaya proses pesanan Rp1.250 per pesanan selesai, menurut Shopee Seller Education Hub per Oktober 2026.
Mulai kecil
Mulai dengan 5–10 produk yang kamu pahami betul. Lebih mudah membuat foto, deskripsi, dan jawaban chat yang bagus untuk sedikit produk daripada mengunggah ratusan produk sekaligus.
Langkah 2: Siapkan legalitas: NIB wajib sejak 2026
Mulai 8 Juni 2026, Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 19 Tahun 2026 mewajibkan setiap pedagang yang berjualan lewat platform digital memiliki perizinan berusaha, paling sedikit berupa NIB (Nomor Induk Berusaha). Marketplace juga diwajibkan menolak penjual yang belum memenuhinya.
Menurut Menteri Perdagangan Budi Santoso:
- Penjual yang sudah berjualan sebelum aturan ini berlaku diberi waktu 18 bulan untuk menyesuaikan.
- Penjual baru mendapat masa penyesuaian 6 bulan.
- Pengurusan NIB tidak dipungut biaya dan bisa dilakukan online melalui OSS (Online Single Submission) di oss.go.id.
Yang perlu disiapkan untuk NIB perorangan umumnya adalah NIK (KTP), email, nomor HP aktif, dan alamat usaha. NIB diterbitkan oleh sistem OSS, bukan oleh marketplace.
Penting
NIB berbeda dengan NPWP. Menurut Kementerian Perdagangan, NIB adalah izin berusaha dan tidak otomatis berarti kewajiban pajak baru. Untuk urusan pajak, ikuti ketentuan Direktorat Jenderal Pajak.
Langkah 3: Pilih marketplace pertama dan buat akun penjual
Tidak perlu langsung buka di semua marketplace. Pilih satu atau dua tempat yang paling cocok dengan produk dan pembelimu, kuasai dulu, baru tambah channel.
Data yang umumnya diminta saat mendaftar akun penjual:
- Identitas: untuk penjual perorangan di TikTok Shop, foto bagian depan dan belakang KTP, SIM, atau paspor (menurut panduan resmi TikTok).
- Rekening bank untuk pencairan dana.
- Nomor HP dan email yang valid.
- Alamat pengiriman (gudang atau rumah) untuk penjemputan paket.
- NIB, atau status sementara selama masa penyesuaian.
Setelah akun aktif, lengkapi profil toko: nama toko yang mudah diingat, logo atau foto profil, deskripsi singkat, dan jam operasional.
Langkah 4: Upload produk sesuai standar marketplace
Produk dengan informasi lengkap lebih mudah ditemukan dan lebih sering dibeli. Shopee, misalnya, menuliskan bahwa peringkat hasil pencariannya antara lain ditentukan oleh kualitas informasi produk: nama, kategori, atribut, deskripsi, serta foto/video.
Standar Produk Shopee (Seller Education Hub, diperbarui Agustus 2026) bisa dijadikan patokan untuk marketplace mana pun:
| Bagian | Standar minimal |
|---|---|
| Foto | Jumlah sesuai saran kategori; rasio 1:1, tanpa garis/tepi putih; jelas; latar belakang bersih; tanpa watermark yang menutupi produk |
| Nama produk | Minimal 10 karakter (disarankan 25–100 karakter); tidak ada kata yang diulang lebih dari 3 kali; tanpa kata berlebihan; memuat merek atau jenis produk |
| Deskripsi | Minimal 60 karakter atau 1 foto di deskripsi |
| Atribut | Minimal 3 atribut, atribut utama lengkap, kategori sesuai |
Contoh nama produk yang baik mengikuti pola Merek + Nama Produk + Model/Spesifikasi, misalnya "Botol Minum Anak 500 ml Stainless BPA Free Tutup Sedotan". Hindari menulis nama marketplace lain, nomor HP, atau link di foto dan deskripsi, karena produk bisa diblokir.
Langkah 5: Tentukan harga dan ongkos kirim
Harga jual yang sehat menutup semua ini:
Harga jual = modal produk
+ packing
+ potongan marketplace (biaya admin/komisi, biaya proses pesanan, program yang diikuti)
+ biaya promosi (voucher, iklan)
+ laba yang kamu inginkan
Atur juga jasa kirim yang aktif. Semakin banyak pilihan kurir, semakin besar kemungkinan pembeli menemukan ongkir yang cocok.
Langkah 6: Promosikan toko baru
Toko baru belum punya ulasan, jadi beri alasan pembeli untuk mencoba:
- Voucher toko untuk pembelian pertama atau minimum belanja tertentu.
- Paket diskon atau bundling (misalnya beli 2 lebih hemat) supaya nilai per pesanan naik.
- Konten video pendek di TikTok, Instagram Reels, atau Shopee Video yang menunjukkan produk dipakai.
- Pelanggan pertama dari lingkaran sendiri: minta ulasan jujur dengan foto setelah barang diterima.
Langkah 7: Layani pembeli dengan cepat
Pembeli online membandingkan beberapa toko sekaligus. Yang membalas lebih dulu sering kali yang mendapat pesanan. Shopee bahkan menyebut kecepatan penjual merespons chat dan memproses pesanan sebagai salah satu metrik yang dipertimbangkan sistem pencariannya.
Kebiasaan yang membantu:
- Siapkan template balasan untuk pertanyaan yang sering muncul: stok, ukuran, ongkir, estimasi sampai.
- Kemas dan kirim pesanan di hari yang sama kalau bisa.
- Cek ulasan setiap hari dan balas ulasan negatif dengan solusi.
Cara jualan online di HP
Semua langkah di atas bisa dilakukan dari HP. Foto produk dengan cahaya alami dekat jendela, gunakan latar polos, lalu upload dan balas chat dari aplikasi penjual masing-masing marketplace.
Tantangannya muncul ketika toko mulai ramai atau kamu membuka toko kedua: notifikasi datang dari beberapa aplikasi, stok harus diubah satu per satu di setiap toko, dan pesanan mudah terlewat. Di tahap ini, penjual biasanya mulai memakai aplikasi omnichannel yang menyatukan chat, pesanan, dan stok dari semua marketplace.
Buka toko kedua tanpa kerja dua kali
Bantudagang menyatukan chat Shopee, TikTok Shop, Tokopedia, Lazada, dan WhatsApp, plus pesanan dan stok semua marketplace, di satu dashboard. Ada paket gratis.
Checklist langkah awal berjualan online
| Tahap | Sudah? |
|---|---|
| Produk dan pembeli sudah jelas, harga sudah dihitung dengan potongan marketplace | ☐ |
| NIB sudah diurus di OSS, atau dijadwalkan dalam masa penyesuaian | ☐ |
| Akun penjual aktif, profil toko lengkap | ☐ |
| 5–10 produk diunggah dengan foto 1:1, nama 25–100 karakter, deskripsi lengkap | ☐ |
| Jasa kirim aktif, template balasan chat siap | ☐ |
| Voucher atau bundling untuk pembeli pertama | ☐ |
Langkah berikutnya: dari satu toko ke banyak channel
Setelah toko pertama berjalan stabil, langkah alami berikutnya adalah menambah channel: marketplace kedua, WhatsApp untuk pelanggan setia, atau live shopping. Pelajari cara mengelola pesanan dari banyak marketplace, membalas chat semua marketplace dari satu tempat, dan menyinkronkan stok otomatis supaya tidak ada pesanan batal karena stok habis.
Sumber (diakses 9 Oktober 2026)
- RRI, "Pelaku Usaha di E-Commerce Wajib Miliki NIB, Kemendag Beri Masa Transisi" (19 Juni 2026), mengutip Menteri Perdagangan Budi Santoso: rri.co.id
- Bisnis.com, "Permendag 19/2026: Shopee-TikTok Shop Cs Wajib Blokir Seller Tanpa NIB" (9 Juni 2026): teknologi.bisnis.com
- OSS, sistem perizinan berusaha: oss.go.id
- TikTok, "Cara Menyiapkan TikTok Shop di Seller Center": ads.tiktok.com
- Shopee Seller Education Hub, "Tips Mengoptimalkan Daftar Produk" (10 Agustus 2026): seller.shopee.co.id/edu/article/28064
- Shopee Seller Education Hub, "Mengoptimalkan Daftar Produk Anda" (20 Agustus 2026), nama produk 25–100 karakter: seller.shopee.co.id/edu/article/6915
- Shopee Seller Education Hub, "Memahami Cara Kerja Sistem Pencarian di Shopee": seller.shopee.co.id/edu/article/18278
- Shopee Seller Education Hub, biaya administrasi dan biaya proses pesanan: seller.shopee.co.id/edu/article/15965, seller.shopee.co.id/edu/article/3489
- Shopee Inspirasi, "Hindari Pemblokiran/Penghapusan Produk dengan Meningkatkan Kualitas Produk": shopee.co.id/inspirasi-shopee
